Alasan kenapa Layanan Google+ di tutup

Google+ yang Dirilis 2011 lalu, pada awalnya media sosial ini cukup laris dengan adanya miliaran orang yang mendaftar, google+ pada awalnya di isukan akan menjadi saingan berat Facebook, tetapi siapa sangka 7 tahun kemudian akhirnya layanan Google+ di tutup, Google+ yang merupakan anak perusahaan dari Google perusahaan multinasional Amerika Serikat yang fokus pada jasa dan produk internet resmi di tutup pada tanggal 2 April 2019.

 

Proses google+ di tutup

  • Pertama tama akan menonaktifkan akun dan semua halaman Google+ yang telah dibuat pengguna akan dinonaktifkan dan akan menghapus konten dari akun konsumen berikut foto dan video dari Google+ di arsip album dan halaman Google+,
  • Proses penghapusan konten dari akun konsumen, halaman, dan arsip album akan memakan waktu beberapa bulan, dan konten mungkin akan tetap ada selama waktu proses penghapusan, Setelah pengumuman ini,
  • perlahan-lahan Google akan mulai menutup Google+ selama delapan bulan kedepan dan akan benar-benar tiada pada Agustus 2019.

 

Alasan kenapa Layanan Google+ di tutup.

  • Minimnya Pengguna
    Apa yang bisa dilakukan kalau pengguna di media sosial itu terlalu sedikit?
    Google+ Sebagai sebuah media sosial, tentu seharusnya menjadi tempat dimana pengguna bisa melakuakan interaksi sosial,tetapi .Pada faktanya pada tahun 2014 saja dikabarkan pengguna Google+ ada sekitar 100 juta orang yang secara rutin menggunakan hanya sekitar 3,5 juta orang yang meng-upload konten

 

  • Rata-rata kurang dari dua detik pengguna menggunakan Google+
    Bayangkan apa yang bisa dilakukan dalam dua detik? Bisa jadi, dua detik itu terjadi karena pengguna tidak sadar kalau mereka sedang ada dalam media sosial Google+.Yang lebih mencengangkannya lagi, Google Vice President of Engineering Ben Smith menyatakan kalau setiap sesi yang berjalan di Google+ rata-rata hanya berlangsung kurang dari dua detik.

 

  • Bocornya Data pengguna
    Kebocoran data pengguna ini sebenarnya sudah terjadi sejak tiga tahun yang lalu yaitu sejak tahun 2015 Jumlah datanya pun tidak main-main, yaitu sekitar 500ribu data pengguna. Google baru mengumumkannya sekarang. Kebocoran ini memungkinkan ratusan aplikasi lainnya untuk mengakses informasi yang berada pada akun pribadi pengguna Google+.

 

Mengutip dari Google, pada bulan Desember 2018 Google telah mengumumkan keputusan mereka untuk menonaktifkan Google+ versi konsumen, Google telah mengumumkan keputusan itu karena rendahnya penggunaan dan tantangan dalam mempertahankan produk dalam memenuhi ekspektasi konsumen.

Diketahui Google Inc yang diluncurkan pada 28 Juni 2011 "Kami ingin mengucapkan terima kasih karena Anda telah menjadi bagian dari Google+ dan ingin memberitahukan langkah selanjutnya, termasuk cara download foto dan konten Anda lainnya," tulis keterangan di laman Support Google.

Dan pada tanggal 2 april 2019 kemarin google secara resmi mengumumankan penghentian layanan google+ ini, mulai dari tanggal tersebut sudah tidak bisa lagi di akses, kita ucapkan selamat jalan.